Untuk Semua Orang yang Butuh Kesempatan Kedua
Bacaan Hari ini:
Yesaya 43:18-19 “Firman-Nya: "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”
Alkitab penuh dengan orang-orang yang mendapatkan kesempatan kedua. Tuhan selalu memberi kesempatan kedua—keseratus dan keseribu!
Abraham, yang disebut sebagai bapa orang beriman, memperkenalkan istrinya sebagai saudarinya kepada Raja Abimelekh sebab ia kurang percaya jika Tuhan akan melindunginya. Musa membunuh orang Mesir. Yunus melarikan diri dari tugas yang diberikan Allah. Rahab bekerja sebagai pelacur. Daud melakukan perzinahan dan membuat suami wanita tersebut gugur di peperangan. Namun, masing-masing orang ini berada di "aula ketenaran" Tuhan dalam Ibrani 11.
Tuhan suka memberi kesempatan kedua. Apabila Anda harus sempurna sebelum menerima kasih karunia-Nya, maka tidak ada seorang pun yang pantas mendapatkannya!
Ayub mendapat beberapa nasihat terbaik untuk memulihkan apa yang telah lenyap di hidupnya, dan untuk kembali ke rencana awal Tuhan: “Jikalau engkau ini menyediakan hatimu, dan menadahkan tanganmu kepada-Nya; jikalau engkau menjauhkan kejahatan dalam tanganmu, dan tidak membiarkan kecurangan ada dalam kemahmu, maka sesungguhnya, engkau dapat mengangkat mukamu tanpa cela, dan engkau akan berdiri teguh dan tidak akan takut, bahkan engkau akan melupakan kesusahanmu, hanya teringat kepadanya seperti kepada air yang telah mengalir lalu. Kehidupanmu akan menjadi lebih cemerlang dari pada siang hari, kegelapan akan menjadi terang seperti pagi hari. Engkau akan merasa aman, sebab ada harapan, dan sesudah memeriksa kiri kanan, engkau akan pergi tidur dengan tenteram” (Ayub 11:13-18).
Itu sungguh janji yang luar biasa! Sama halnya, ketika Anda bertobat dari kesalahan Anda, Tuhan selalu menawarkan kesempatan yang lain. Anda hanya perlu datang kepada-Nya, dan kemudian Anda akan mampu menghadapi dunia serta masa depan dengan keberanian dan harapan.
Jika Anda ingin melangkah masuk ke dalam mimpi Tuhan yang luar biasa bagi hidup Anda, maka Anda harus menutup pintu masa lalu. Anda harus melepaskan kesedihan Anda, rasa bersalah Anda, dan dendam Anda agar Anda dapat bergerak maju dalam iman.
Firman-Nya: "firman-Nya: "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara” (Yesaya 43:18-19).
Haleluya! Inilah yang Yesus tawarkan kepada Anda hari ini apabila Anda tunduk kepada-Nya dan menjalankan mimpi-Nya buat hidup Anda.
Renungkan hal ini:
- Bagaimana selama ini Anda memikirkan terlalu banyak tentang masa lalu Anda?
- Kesedihan, rasa bersalah, dan dendam—manakah yang paling menghambat Anda untuk menatap masa depan dengan penuh harapan?
- Apakah Anda percaya bahwa janji-janji Allah dalam Alkitab ditujukan untuk Anda? Bagaimana Anda melihat-Nya menepati janji-Nya kepada Anda?
Hari-hari tergelap di masa lalu Anda akan bersinar layaknya fajar. Aliran air akan muncul di gurun rasa sakit Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Gambar: google.com
Posting Komentar untuk "Untuk Semua Orang yang Butuh Kesempatan Kedua"