Sopir Pikap Pembawa Ganja 225 Kg Mengaku Hanya Dibayar Rp 250.000
![]() |
Paket ganja yang dibawa dengan mobil pikap dan dihentikan polisi saat melintas di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (25/9/2017) malam |
JAKARTA, - Polisi menangkap AS, sopir mobil pikap yang kedapatan membawa 225 kilogram paket ganja. Kepada penyidik, AS mengaku tak mengetahui bahwa keranjang jeruk yang dia bawa disisipi paketan ganja.
"Itu dia (AS) tidak mengenal itu barang apa yang dibawa," ujar Kabid
Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Rabu
(27/9/2017).
Argo mengatakan, AS mengaku hanya diperintahkan oleh seseorang untuk
membawa buah jeruk dari kawasan Tanah Tinggi, Tangerang, ke Karawang,
Jawa Barat. Jika sudah mengantarkan barang bawaannya itu, AS akan diberi
imbalan.
"Dia itu pengangkut jasa transportasi, bayarannya pun Rp 250.000 dari Tangerang ke Karawang."
"Kita sedang dalami siapa di belakangnya karena sopir hanya
berkomunikasi dengan salah seorang. Dia hanya diberitahu ketika sampai
Karawang akan saya beritahu diturunkan di mana," kata Argo.
"Masih kita dalami siapa yang nyuruh, sehingga bisa tahu ini barang milik siapa, dari mana, mau dikirim ke mana," kata Argo.
Anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggagalkan
penyelundupan ganja yang diangkut menggunakan mobil pikap. Mobil
tersebut dihentikan petugas saat melintas di Jalan Gatot Soebroto,
Jakarta Selatan, Senin (25/9/2017) malam karena melanggar peraturan
ganjil-genap.
Ratusan paket ganja itu disembunyikan bersama tumpukan jeruk. Setelah dihitung, paketan ganja tersebut seberat 225 kilogram.
Sumber : kompas.com