Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jokowi Putar Otak Benahi Ekonomi

Kepala Staf Presiden menyatakan alasan Jokowi memanggil terus menteri ke istana karena tak ingin kecewakan rakyat di masa pemerintahan yang makin sempit. (REUTERS/Beawiharta)
Jakarta, Lebih dari sepekan terakhir, Presiden RI Joko Widodo intens memanggil menteri ke Istana. Tiga hari kemarin, Jokowi sedari pagi terpantau sibuk menerima laporan menteri ekonomi.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani bahkan dua hari terakhir bolak-balik ke Istana Merdeka.

Kepala Staf Presiden Teten Masduki mengatakan, hal itu dilakukan sebab Jokowi ingin memastikan kebijakan ekonomi berjalan baik.

"Memastikan pengurangan kemiskinan betul-betul berjalan," ujar Teten di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (30/8).
Teten mengatakan pemanggilan ini juga didasari singkatnya waktu yang tersisa bagi pemerintahan Jokowi. Atas dasar itu, presiden menginstruksikan seluruh menteri tak lagi membuat kebijakan yang merugikan rakyat.

Di sisi lain, ujar Teten, Indonesia saat ini menerima banyak kepercayaan baik dari masyarakat, dunia usaha, dan negara lain.

"Waktu pemerintahan sudah sangat pendek. Meminta memanfaatkan momentum kepercayaan dunia terhadap Indonesia," katanya.

Pekan ini, Jokowi disibukkan dengan laporan para menteri. Berdasarkan informasi yang diterima, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno turut mendampingi Jokowi mendengarkan laporan.

Dalam beberapa hari ini, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto juga bolak balik menghadap presiden.

Kemudian pada awal pekan lalu hingga menjelang akhir pekan, Jokowi pun maraton memanggil para pembantu presiden tersebut ke istana. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Kepala BPKM Thomas Lembong, Menteri Riset dan Teknologi M Natsir, dan Menteri ESDM Ignasius Jonan adalah beberapa yang menghadap presiden di istana





Sumber: cnnindonesia.com