SETIDAKNYA 163 KEPALA TAK MASUK DATA RELOKASI SINABUNG
![]() |
Pengungsi Sinabung mendesak pemerintah merealisasikan seluruh proyek relokasi. Faktor ekonomi membuat mereka tak bisa berdiam di pengungsian. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi) |
Jakarta,
Setelah mengungsi hampir enam tahun sejak letusan
Gunung Sinabung tahun 2010, ratusan warga Kabupaten Karo, Sumatera
Utara, masih berada di pengungsian. Data terkini menunjukkan, setidaknya
163 kepala keluarga korban erupsi tidak masuk daftar relokasi.
Data tersebut dipaparkan para pengungsi saat berunjuk rasa di depan kantor DPRD Sumatera Utara di Medan, Selasa (4/10) kemarin.
Herico Sembiring, pimpinan demonstrasi para pengungsi itu, mengatakan ia dan rekan-rekannya sangat membutuhkan kehidupan baru. Mereka menuntut pemerintah segera merealisasikan proyek relokasi tahap ketiga.
"Kami sangat prihatin, ada 163 kepala keluarga yang belum masuk kuota (relokasi ketiga)," ujar Herico, seperti dilansir Antara.
Data tersebut dipaparkan para pengungsi saat berunjuk rasa di depan kantor DPRD Sumatera Utara di Medan, Selasa (4/10) kemarin.
Herico Sembiring, pimpinan demonstrasi para pengungsi itu, mengatakan ia dan rekan-rekannya sangat membutuhkan kehidupan baru. Mereka menuntut pemerintah segera merealisasikan proyek relokasi tahap ketiga.
"Kami sangat prihatin, ada 163 kepala keluarga yang belum masuk kuota (relokasi ketiga)," ujar Herico, seperti dilansir Antara.
|
Selain menuntut percepatan relokasi, para pengungsi Sinabung juga
meminta pemerintah setempat melaporkan pertanggungjawaban anggaran
penanggulangan bencana.
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara Ruben Tarigan berjanji akan segera mempertemukan berbagai instansi di sektor kebencanaan untuk menyelesaikan persoalan Sinabung.
"DPRD Sumut akan segera rapat membahas percepatan relokasi, terutama dengan Pemkab Karo dan Gubernur Erry Nuradi," tuturnya.
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara Ruben Tarigan berjanji akan segera mempertemukan berbagai instansi di sektor kebencanaan untuk menyelesaikan persoalan Sinabung.
"DPRD Sumut akan segera rapat membahas percepatan relokasi, terutama dengan Pemkab Karo dan Gubernur Erry Nuradi," tuturnya.
|
Serupa, Komisi A DPRD Sumut Richard Sidabutar mengatakan, lembaganya
telah menjadwalkan rapat lintas komisi terkait Sinabung pada 11 Oktober
mendatang.
"Nanti semua yang terlibat dalam tuntutan ini akan dihadirkan," kata dia.
Sinabung yang terus beraktivitas vulkanik berdampak pada kehidupan masyarakat di sejumlah desa di Karo, antara lain Desa Berastepu, Gamber dan Guru Kinayan.
Para pengungsi selama ini mengungsi di sejumlah posko, termasuk di sejumlah gereja dan kampus.
"Nanti semua yang terlibat dalam tuntutan ini akan dihadirkan," kata dia.
Sinabung yang terus beraktivitas vulkanik berdampak pada kehidupan masyarakat di sejumlah desa di Karo, antara lain Desa Berastepu, Gamber dan Guru Kinayan.
Para pengungsi selama ini mengungsi di sejumlah posko, termasuk di sejumlah gereja dan kampus.
|
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Karo mencatat, hingga 16 September
lalu, setidaknya terdapat 9.319 orang mengungsi akibat Sinabung.
Sejumlah desa di Karo kini dicanangkan menjadi lahan relokasi pengungsi Sinabung, misalnya Desa Nang Belawan dan Desa Siosar.
Desakan ekonomi memantik sejumlah pengungsi untuk masuk ke zona rawan. Mereka kembali ke rumah dan ladang dengan melewati garis pembatas yang telah dipasang Satuan Tugas Tanggap Darurat Bencana Erupsi Sinabung.
Sejumlah desa di Karo kini dicanangkan menjadi lahan relokasi pengungsi Sinabung, misalnya Desa Nang Belawan dan Desa Siosar.
Desakan ekonomi memantik sejumlah pengungsi untuk masuk ke zona rawan. Mereka kembali ke rumah dan ladang dengan melewati garis pembatas yang telah dipasang Satuan Tugas Tanggap Darurat Bencana Erupsi Sinabung.
Sumber: cnnindonesia.com