Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PPP DJAN FARIDS DUKUNG AHOK-DJAROT

 
Foto: Deklarasi dukungan PPP Djan untuk Ahok-Djarot (Hasan Al Habshy/detikfoto)
Jakarta - PPP Djan Faridz telah resmi mendeklarasikan dukungan untuk Ahok-Djarot di Pilgub DKI. Djarot yang hadir dalam deklarasi itu, menyadari dukungan ini hanya soal suara, bukan administrasi di KPU. Lalu seberapa besar kekuatan PPP Djan?

"Kuat dong, saya kan Dapil DKI," ucap Sekjen PPP Dimyati Natakusumah kepada detikcom, Selasa (18/10/2016).

Dimyati memang anggota DPR dari daerah pemilih DKI Jakarta III, meliputi Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu. Dimyati punya 68.353 suara yang mengantarkannya ke Senayan.

Menurut Dimyati 10 anggota DPRD DKI asal PPP, semuanya berada di kubu Djan Faridz, termasuk Lulung yang sudah bertemu SBY untuk mendukung Agus-Sylviana. "Abdul Aziz (ketua PPP DKI Romi) itu nggak terpilih jadi anggota DPRD DKI," ujarnya.

Selain itu, organisasi PPP juga diklaim mendukung Djan. "Angkatan Muda Kabah, banyak lah organisasi lain. Kekuatannya besar, keuntungan juga untuk Ahok dapat dukungan dari partai Islam," ucap politisi asal Banten itu.

Wasekjen PPP kubu Djan, Ahmad Ghazali Harapan menambahkan, dalam deklarasi Senin (17/10) kemarin, hadir pengurus inti DPP PPP Djan. Selain Djan, Dimyati dan dirinya, hadir Ketua DPP Triana, Ibnu Hajar, Masykur Hasyim, ketua Harian Majelis Syariah Kiyai Nur Iskandar dan lainnya.

"Djan sudah pengalaman memenangkan Fauzi Bowo dan Jokowi. Djan ujung tombak saat menangkan Jokowi, bahkan sentral pemenangan tim ada di rumahnya, Jalan Borobudur. Jadi kekuatan secara formal masih kita pegang basis konstituen DPP," ucap Ghazali dihubungi terpisah.

Dia menyebut, sosok Djan Faridz di Jakarta punya suara besar. Djan yang merupakan mantan Menteri Perumahan adalah bekas anggota DPD dari DKI. Dia juga pengusaha nasional yang berpusat di Jakarta.

"Pak Djan sudah ngomong kita akan konsolidasi total untuk menangkan Ahok-Djarot. Kita lihat saja di lapangan, kita tetap yakin dengan sumber daya dan pengalaman yang kita miliki," tegas Ghazali.

Sebelumnya, Djarot yang hadir bersama Ahok dalam deklarasi PPP menyebut dukungan dari PPP Djan sangat berarti, meski tidak mengantongi SK Menkum HAM.

"Kami butuh orangnya. Kami butuh pendukungnya. Semakin banyak membantu kita, alhamdulillah," kata Djarot usai meneken kontrak politik di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (17/10) kemarin.

Sementara Djan Faridz merespons santai sindiran kubu Romi yang menyebut PPP Djan hanya segelintir orang. Djan menyebut punya ratusan ribu pasukan di Jakarta untuk menangkan Ahok-Djarot.

"Nanti kita lihat, nanti saya buktikan pasukan saya berapa banyak. Ratusan ribu kalau di Jakarta," ucap Djan di depan kantor DPP PPP, Jl. Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat (17/10).







 Sumber: detik.com