Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

ADA TEMUAN FORMALIN DI PASAR KLENDER, WARGA MINTA PENGAWASAN DIPERKETAT

Wali Kota Jakarta Timur memimpin sdak terhadap pangan di Pasar Kramatjati bersama Sudin Kelautan, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (KPK) Jakarta Timur. Hasil sementara sidak di Pasar Kramatjati, ditemukan beberapa kilogram ayam tak layak jual dan tahu berformalin. Rabu (8/6/2016)
JAKARTA - Sidak yang dilakukan petugas gabungan di Pasar Klender SS, Cakung, Jakarta Timur kembali menemukan pangan yang mengandung bahan berformalin. Temuan tersebut membuat warga khawatir sekaligus meminta pemerintah melakukan pengawasan ketat. 
 
Salah satu pengunjung pasar, Yunita (36) berharap pemerintah terus melakukan pengawasan dengan temuan tersebut. Sebab, warga khawatir dengan kesehatan bila pangan berbahaya tersebut sampai terkonsumsi.

"Harapannya pemerintah bisa terus melakukan pengawasan, semua orang kan pengennya sehat. Kalau kayak begini bisa jadi penyakit buat konsumen. Apalagi kami belanja kan bayar mahal," kata Yunita, di pasar tersebut di Cakung, Jakarta Timur, Rabu (13/7/2016).

Meski demikian, Yunita mengaku dirinya punya kebiasaan menghindari pangan yang kemungkinan berbahan formalin atau pengawet.

"Saya belanjanya ikan saja, seperti ikan Mas. Kalau ikan teri saya enggak pernah, karena biasanya pakai yang gituan. Ayam juga jarang," ujar Yunita.

Senada dengan Yunita, Azizah (45) pengunjung pasar lain mengaku jadi khawatir berbelanja tahu dengan temuan mengandung formalin. Termasuk berbelanja ayam.

"Kami jadi khawatir. Mesti lebih was-was. Makanya kalau beli ayam saya pilah dulu, kalau yang enggak dilalatin berarti pakai formalin," ujar Azizah.

Kepala Suku Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Timur, Agung Priambodo mengatakan, razia akan terus rutin dilakukan di sejumlah pasar di Jakarta Timur. Hal ini untuk mencegah penyaluran pangan ilegal berbahan berbahaya ke pasar-pasar.

"kami akan rutin terus sampai Desember," ujar Agung.

Sebelumnya, dalam sidak di pasar tersebut, petugas masih menemukan pangan mengandung formalin. Asisten Perekonomian Pemkot Jakarta Timur, Eric Zakaria Lumbun mengatakan, sudah kali ketiga di pasar ini ditemukan pangan mengandung zat berbahaya tersebut.

"Udah kali ketiga di Pasar Klender SS ini di mana ketiga kalinya kami berhasil menjaring tiga item khusus tahu berformalin, ayam berformalin, mie kuning berformalin," kata Eric, seusai sidak di pasar tersebut, Rabu (13/7/2016). 
 
 
 
 
Sumber: kompas.com