TURKI SEBUT KLAIM RUSIA SOAL ISIS ITU FITNAH!
![]() |
Pada jumpa pers, kementrian pertahanan Rusia memperlihatkan gambar yang mereka sebut bukti keterlibatan Turki dalam perdagangan minyak dengan ISIS. |
Presiden Turki
Recep Tayyip Erdogan menyebut klaim Rusia bahwa Turki berdagang minyak
dengan kelompok milisi ISIS sebagai 'fitnah'.
Rusia menuduh Turki sebagai pembeli terbesar minyak yang diselundupkan dari wilayah yang diduduki ISIS, serta
menuding Erdogan dan keluarganya berperan langsung.
Presiden Turki itu menyatakan akan mundur jika tuduhan tersebut terbukti benar.
"Tidak
ada yang berhak memfitnah Turki dengan mengatakan kami membeli minyak
dari Daesh (ISIS)," kata Erdogan, menanggapi tuduhan tersebut.
Tetapi Erdogan menambahkan, ia tidak mau memperburuk hubungan dengan Rusia mengingat kedua negara berselisih akibat
insiden penembakan pesawat tempur Rusia.
Citra satelit
Sebelumnya,
menteri pertahanan Rusia memperlihatkan citra satelit yang menunjukkan
truk-truk bermuatan minyak melintas dari teritori ISIS di Irak dan
Suriah ke Turki.
"Berdasarkan informasi yang tersedia, pemimpin
politik tertinggi di negara ini, Presiden Erdogan dan keluarganya,
terlibat dalam bisnis kriminal ini," ujar Deputi Menteri Pertahanan
Anatoly Antonov dalam jumpa pers di Moskow.
Namun, Antonov tidak menunjukkan bukti langsung keterlibatan itu.
Rusia
dan Turki menjalin hubungan ekonomi yang penting. Setelah insiden
pesawat jatuh, Moskow menerapkan persyaratan visa bagi pengunjung Turki
dan
membatasi perdagangan dengan Ankara.
Kendati kedua negara
sedang dalam suasana tegang, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov
mengatakan siap bertemu Menlu Turki Ahmet Davutoglu pada konferensi di
Serbia pekan ini.
Itu akan menjadi pertemuan pertama mereka sejak jatuhnya pesawat.
Sumber: bbc.com