POLISI AS BURU PELAKU PENEMBAKAN DI PUSAT LAYANAN DIFABEL, SAN BERNARDINO
![]() |
Aparat AS masih memburu tiga pelaku penembakan di pusat layanan sosial di Kota San Bernardino. |
Kepolisian Amerika
Serikat masih memburu tiga pria bersenjata yang membunuh sedikitnya 14
orang dan mencederai 17 lainnya di sebuah pusat layanan sosial bagi
penyandang difabel di Kota San Bernardino, Negara bagian California.
Sejumlah saksi mata mengatakan
ketiga pria bersenjata itu mengenakan pakaian ala militer, memasuki
gedung Inland Regional Center, dan melepaskan tembakan. Setelah beraksi,
mereka kabur menggunakan mobil hitam berjenis SUV.
Saat kejadian penembakan berlangsung, orang-orang di sekitar gedung mengunci diri mereka di kantor masing-masing.
“Mereka
mengunci diri di kantor. Mereka melihat jenazah-jenazah di lantai,”
kata Marcos Aguilera, yang istrinya berada di kantor sebelah gedung
Inland Regional Center saat penembakan terjadi.
![]() |
Sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi penembakan menceritakan bahwa pelaku penembakan mengenakan pakaian ala militer. |
Aparat masih berjaga-jaga di sekitar lokasi penembakan. |
Marcos Aguilera mengaku istrinya berhasil kabur dan luput dari maut.
Empat
jam setelah serangan, polisi mengepung sebuah kendaraan SUV di sebuah
kawasan permukiman di Kota San Bernardino. Ada bekas tembakan di kaca
jendela kendaraan itu.
Namun, polisi tidak mengonfirmasi apakah
pengepungan kendaraan itu berkaitan dengan insiden penembakan di Inland
Regional Center. Polisi mengatakan satu orang tewas dalam peristiwa
pengepungan.
![]() |
Polisi mengepung sebuah kendaraan SUV, empat jam setelah penembakan. Namun, belum diketahui apakah pengepungan itu berkaitan dengan aksi penembakan di Inland Regional Center. |
Kini, aparat masih berada di lokasi sekitar kendaraan SUV dan menggeledah rumah-rumah di kawasan tersebut.
Terorisme?
Badan
Investigasi Federal (FBI) mengaku belum mengetahui apakah insiden
penembakan merupakan serangan teroris. Namun, kepolisian setempat
menduga kejadian itu amat mungkin adalah terorisme domestik.
“Mereka
belum bisa mengaitkan secara langsung apakah ini adalah serangan
teroris, menyusul serangan di Paris. Kalaupun ini serangan teroris,
mungkin semacam teroris yang dikembangkan di sini, di AS,” kata wartawan
BBC, James Cook, yang berada di San Bernardino.
![]() |
Bus-bus dipenuhi orang-orang yang dibawa menjauh dari lokasi kejadian. |
Dalam laporannya, Cook mengatakan bus-bus dipenuhi
orang-orang yang dibawa menjauh dari lokasi kejadian. Sementara,
gedung-gedung di sekitar dalam kondisi ditutup.
Presiden AS Barack Obama merespons insiden penembakan itu.
“Satu
hal yang kami tahu ialah kami memiliki pola penembakan massal di negara
ini yang tidak ada bandingannya di manapun di dunia. Ada beberapa
langkah yang bisa kami ambil, tapi tidak bisa meniadakan semua insiden,
melainkan memastikan tidak sering terjadi,” kata Obama.
Inland
Regional Center ialah pusat layanan sosial yang menitikberatkan bantuan
kepada para penyandang difabel, seperti autisme dan masalah kesehatan
mental.
Penembakan di tempat itu terjadi kurang dari sepekan setelah insiden
penembakan di klinik keluarga berencana di Negara Bagian Colorado menewaskan tiga orang dan mencederai sembilan lainnya.
Sumber: bbc.com