SELAGI KITA MENUNGGU
Bacaan Hari ini :
Yohanes
9:4 Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama
masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat
bekerja.
Ketika
melihat bagaimana suramnya budaya kita saat ini, kita bertanya-tanya
apakah kita bisa membuat perubahan. Segalanya tampak semakin tak
terkendali. Sekarang ini tampaknya kegelapan semakin mencekam dan terang
semakin meredup.
Yesaya menggambarkan hal ini dengan berkata, "Celakalah
mereka yang menyebutkan kejahatan itu baik dan kebaikan itu jahat, yang
mengubah kegelapan menjadi terang dan terang menjadi kegelapan, yang
mengubah pahit menjadi manis, dan manis menjadi pahit (Yesaya 5:20).
Saya
ambil contoh film-film yang sedang populer saat ini. Banyak dari film
tersebut merayakan apa yang dianggap salah oleh Alkitab dan yang
menghina Allah, sehingga banyak orang yang menertawakan apa yang
dipegang Alkitab sebagai standar kehidupan kita semestinya.
Namun kabar baiknya adalah Roh
Kudus yang sama yang membentuk gereja mula-mula dapat menggunakan kita
untuk mengubah dunia apabila kita bersedia melakukannya.
Menarik
untuk dicatat bahwa di abad pertama pertanyaan yang ada di benak para
murid yaitu, "Apakah hari akhir sudah dekat?" Itu juga pertanyaan yang
sama yang ada di pikiran kebanyakan dari kita di zaman ini. Dan inti
dari jawaban Yesus atas murid-murid-Nya adalah, "Sekarang bukan
waktunya.
Tujuan-Ku di dunia ini ialah untuk
memerintah dan bertahta di hati setiap orang. Jangan terlalu khawatir
kapan Aku akan melakukan-Nya. Sebaliknya, yang harus kau perhatikan
ialah apa yang harus kau lakukan selagi menunggu hari itu datang.
Prinsip
yang sama juga berlaku buat kita. Jangan khawatir kapan Dia akan
datang. Dia akan kembali di waktu yang sudah tepat. Apa yang seharusnya
kita lakukan selagi menunggu kembali-Nya ialah menyerahkan diri kita
sepenuhnya dan dengan sukacita menantikan-Nya.
Sambil menunggu Dia datang kembali,
mari serahkan sepenuhnya seluruh kehidupan
kepada Dia dengan sukacita yang melimpah
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie).
Gambar: Google
Gambar: Google