Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

MALAYSIA CALON INVESTOR PROYEK TOL MANADO - BITUNG

Jakarta -Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU dan Perumahan Rakyat Herry Trisaputra Zuna mengatakan, saat ini pihaknya telah menyelesaikan tahap pra kualifikasi seksi II proyek Tol Manado-Bitung 25,9 Km, Sulawesi Utara. 
 
Ada empat konsorsium yang akan melanjutkan tender sebagian pengusahaan jalan tol Manado-Bitung termasuk investor dari Malaysia sebagai calonnya.

"PT Waskita Karya sendiri. Kemudian ada Konsorsium Jasa Marga, PT PP dan Wijaya Karya. Lalu ada Konsorsium yang dipimpin Bangun Tjipta Sarana. Kemudian terakhir ada dari Malaysia yaitu konsorsium HCM Dewanto," kata Herry di Kantor Pusat Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (30/9/2015).

Keempat perusahaan yang lulus pra kualifikasi tersebut akan diundang untuk mengajukan proposal penawaran yang akan diseleksi pada November mendatang.

Menurutnya, dengan pembebasan lahan seksi I segmen 2 sudah mencapai 94%, proyek ini ditargetkan selesai pada akhir tahun ini maka pelelangan jalan tol tersebut akan dipercepat.

"Kami akan percepat proses-proses yang bisa dipercepat, paling tidak Mei tahun depan konstruksi sudah bisa dimulai," kata Herry.

Jalan Tol Manado-Bitung sendiri memiliki total panjang mencapai 39,9 Km yang terdiri dari dua seksi pekerjaan yaitu Seksi I sepanjang 14 km, yang menjadi tanggung jawab Pemerintah dan seksi II 25,9 km yang menjadi tanggungjawab swasta.

Seksi I dibagi beberapa segmen, yakni pekerjaan fisik segmen 2 sepanjang 7 km dibiayai melalui pinjaman dari Tiongkok dan segmen 1 sepanjang 7,9 km dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Hari ini telah ditandatangani kontrak pekerjaan Seksi I Segmen 2 sepanjang 7 km dengan nilai Rp 1,24 triliun.

Pembebasan lahan pada Seksi I - Segmen 2 yang dilaksanakan sampai saat ini mencapai 94%. Pembiayaannya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Minahasa Utara. Sementara sisa lahan yang belum dibebaskan akan dibiayai oleh Pemerintah Pusat.

Kontraktor pelaksananya adalah China Hebei Road dan Bridge Group. Co. Ltd yang bekerja sama dengan PT Hutama Karya (Persero) Tbk. Konstruksi direncanakan selesai pada Juni 2018.

‎Seperti diketahui Kementerian PU dan Perumahan Rakyat hari ini menandatangani kontrak pekerjaan Jalan Tol Manado-Bitung Seksi I segmen 2. Ruas ini merupakan bagian pemerintah pusat yang akan dibiayai oleh dana pinjaman dari Pemerintah China senilai Rp 1,24 triliun.

Selain itu, Kementerian PUPR juga melanjutkan proses pekerjaan untuk seksi II Jalan Tol Manado-Bitung yang merupakan bagian tanggung jawab pekerjaan oleh pihak swasta.
 
 
 
Sumber: detik.com